Senin, 02 April 2012

Gangguan mental Didalam psikologi dikenal perilaku-perilaku yang menyimpang dari perilaku yang normal sebagai gejala dari gangguan mental. Penyimpangan perilaku ini dapat disebabkan oleh adanya kelainan psikis pada orang-orang yang bersangkutan, tetapi bisa juga disebabkan karena adanya stresor (sumber stres) yang datang dari luar, atau perubahan sosial yang mengubah kriteria normal tidak normal. Cabang psikologi yang khusus mempelajari gangguan mental ini disebut psikopatalogi atau psiklogi abnormal, sedangkan usaha-usaha memperbaiki atau menyembuhkan kelainan-kelainan ini dilakukan dalam psikologi klinis. Gangguan mental bisa murni psikologis. Misalnya, depresi berat karena putus cinta atau gagal memenuhi cita-citanya untuk masuk keperguruan tinggi favorit. Disisi lain, sering kali pula disebabkan oleh gangguan (sakit)fisik. Misalnya, pecandu narkoba bisa menjadi agresif, depresif atau paranoid (curiga) tergantung dari jenis narkoba yang digunakannya. • Depresssion (depresi) Depresi disebut juga dengan unipolar disorder untuk membedakannya dengan bipolar disoerder. Cirinya adalah low mood (pada bipolar disorder bergantian antara low dan high mood), yaitu perasaan murung, kehilangan gairah untuk melakukan hal-hal yang biasa dilakukannya. Biasanya terjadibpada awal sampai pertengahan usia dewasa. Bisa terjadi sekali dan bisa terjadi sering kali. Bisa sebentar bisa selama hidup. Bisa bertahap,bisa mendadak berat. Penyebab depresi sangat bemacam-macam faktor psikologis yang bisa menyebakan epresi anatara lain adalah adanya harapan (keinginan,cita-cita) yang tidak terpenuhi. Hal lain yang menyebabkan depresi adalah keadaan fisik (misalnya harus dirawat di rumah sakit atau rasa sakit yang tidak sembuh-sembuh) atau pengaruh narkoba. Depresi karena sebab-sebab fisik atau medis biasanya tidak di diagnosis sebagai depresi oleh karena itu , kadang-kadang dokter perlu melakukan pemeriksaan labolatarium untuk memastikan apakah gejala depresi itu murni ataukah karena faktor fisik medis yang lain. Jika depresi itu murni pun tidak selalu memerlukan perawatan. Depresi yang hanya sekali atau sekali-sekali terjadi, apalagi yang sebentar dan ringan, sama sekali tidak perlu dirawat. Depresi yang memerlukan penanganan psikiater atau psikolog klinis adalah yang berlangsung relatif lama dan beratsehingga menggaggu kehidupan sosial orang yang bersangkutan, termasuk menggangu pekerjaan , pelajaran atau pergaulan. Dalam hal ini biasanya dilakukan psikoterapi dan psikiater bisa memberikan obat-obat antidepreant. Untuk mengetahui seberapa parah tingkat depresi seseorang, Anton T.Beck mengembangkan inventori untuk mengukurnya dan dinamai Beck Depresion Inventory (BDI. Beck membuatnya berdasarkan observasi terhadap orang-orang yang depresif. Adapun inventori ini mengandung 21 gejaladan tingkah laku yaitu, 1.sedih 10. Berteriak tiba-tiba 19. Turun berat badan 2. pesimistis 11. Lekas marah 20. Postur tubuh tertentu 3.rasa kegagalan 12. Mundur dari kehidupn 21. Kehilangan hasrat seksual 4. ketidak puasan 13. Keragu-raguan 5. rasa bersalah 14. Citra tubuh yang keliru 6. rasa terhukum 15. Hambatan kerja 7. tidak suka terhadap diri 16. Gangguan tidur 8. menyalahkan 17. Kecenderungan lelah 9. keinginan untuk bunuh diri 18. Hilang selera makan